Bagaimana Yah Hadapi Makanan Lebaran Bagi Penderita Diabetes

Posted by administrator 29/09/2017 0 Comment(s) Tips Kesehatan,

Seseorang dikatakan mengidap Diabetes Mellitus ketika konsentrasi gula darah dalam keadaan puasa di pagi hari lebih atau sama dengan 126 mg/dL, dan 2 jam setelah makan akan sama atau lebih dari 200 mg/dL. Nah pada saat bulan idul fitri sajian menu lebaran menjadi pemicu naiknya kadar gula darah, jadi bagaimana yah hadapi makanan lebaran bagi penderita diabetes?

Menurut dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Gading Pluit, Jakarta, Benny Santosa mengatakan penderita diabetes harus mampu mengontrol diri untuk membatasi konsumsi hidangan serba manis serta rutin menjalani pengobatan seperti hari biasa.

Penderita diabetes perlu mengkombinasikan pengobatan, perencanaan makan dan latihan jasmani untuk dapat hidup sehat dan gula darah terkontrol. Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik maka dapat terjadi komplikasi seperti kebutaan (diabetes retinopati), gagal ginjal (nefropati diabetikum) dan kerusakan sel saraf perifer (neuropati diabetikum). Untuk itu, penderita diabetes harus mengunjungi dokter dan kontrol secara teratur.

Salah satu pengelolaan diabetes yang penting, yaitu memonitor gula darah. Kontrol gula darah yang teratur dapat menurunkan risiko komplikasi diabetes. 

Dapatkan Alat monitor kadar gula darah atau glukosa disini

Seperti dikatakan Dr Tri Juli Edi Tarigan SpPD dari Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia - RS Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM), dalam acara Cegah Bahaya Komplikasi Diabetesyang diadakan oleh Roche Indonesia, Selasa (1/9) di Jakarta Pusat. 

“Penelitian membuktikan, monitoring gula darah yang teratur, risiko morbiditas (kesakitan), dan komplikasi akan turun sampai 32%. Sementara angka kematian atau mortalitasnya turun sampai 51%,” kata dr Tri. Kegiatan monitoringharus dilakukan secara konsisten dua kali sehari, yakni sebelum makan dan dua jam setelah makan. Dokter yang akrab disapa TJ ini mencontohkan, pemeriksaan dilakukan pada Senin dan Selasa sebelum makan pagi dan dua jam sesudahnya. 

Lalu pada Rabu dan Kamis sebelum makan siang dan dua jam setelahnya. “Jadi, baiknya dilakukan pada hari yang berpasangan pada waktu yang sama,” katanya. Selain sebelum makan dan dua jam sesudahnya, monitoringgula darah juga baiknya dilakukan sebelum tidur. Sebab, gula darah pasien umumnya meningkat pada malam hari. 

Dapatkan Alat monitor kadar gula darah atau glukosa disini

Meski terkesan merepotkan, hal ini harus konsisten dilakukan untuk menghindari komplikasi diabetes yang dapat berdampak fatal bagi banyak organ di seluruh tubuh. Komplikasi inilah yang menimbulkan penderitaan berkepanjangan bagi pasien, baik secara fisik maupun mental. 

 

Sumber
www.wartakesehatan.com
www.klikdokter.com
www.jakarta.bisnis.com

Tags: Diabetes

Leave a Comment